Kenali 5 Jenis Tindakan Medik Diagnostik yang Umum Dilakukan Bersama SehatQ

  • Whatsapp
Kenali-5-Jenis-Tindakan-Medik-Diagnostik-yang-Umum-Dilakukan-Bersama-SehatQ
Foto dari Canva Pro

Berbagai informasi kesehatan bisa didapatkan di SehatQ termasuk diantaranya mengenai tindakan medik diagnostik. Bahasa ini mungkin terdengar asing bagi orang awam. Jika disederhanakan tindakan medik diagnostik ini merupakan pemeriksaan penunjang yang menjadi bagian dari pemeriksaan medis yang dilakukan dokter untuk mendiagnosis penyakit dengan lebih spesifik.

Pemeriksaan penunjang ini merupakan langkah lanjutan dari pemeriksaan awal guna menentukan diagnosis penyakit pasien dan tingkat keparahannya. Umumnya, ada beberapa tindakan yang dilakukan agar diagnosis penyakit dapat lebih mudah dilakukan.

Read More

Tindakan Medik Diagnostik yang Dilakukan pada Pasien

Ada beberapa tindakan medik diagnostik pada pasien yang umum dilakukan oleh dokter. Kali ini SehatQ akan membahas mengenai 5 tindakan medik diagnostik yang sering dilakukan pada pasien:

1. Pemeriksaan Darah

Cek lab dengan menggunakan darah merupakan tindakan medik yang pertama kali dilakukan ketika dokter memiliki dugaan-dugaan mengenai penyakit yang diderita pasien. Umumnya cek darah langsung dilakukan agar segera bisa diketahui apakah dugaan dokter benar atau salah.

Perawat akan mengambil sampel darah pasien kemudian membawanya ke laboratorium untuk dilakukan analisis. Melalui tindakan medik ini dokter dapat melihat dan memantau komponen darah dan fungsi orang dalam pasien.

2. Pemeriksaan Urine

Selanjutnya ada pemeriksaan urine untuk mengetahui kondisi kesehatan ginjal apakah berfungsi dengan baik atau sebaliknya. Selain itu, dari urine dapat diketahui apakah seseorang mengonsumsi obat-obatan tertentu. Pemeriksaan ini juga bisa dilakukan untuk mengetahui kehamilan dan preeklamsia.

Ketika dokter mencurigai adanya penyakit ginjal, batu ginjal, atau infeksi salurah kemih, biasanya pemeriksaan urine dilakukan sebagai bagian dari medical check-up yang rutin dilakukan.

3. Foto Rontgen

Foto rontgen mungkin bukanlah istilah asing di telinga Anda, karena sangat sering disebutkan. Jenis tindakan medik ini menggunakan sinar Rontgen atau radiasi sinar-X untuk memperlihatkan jaringan tubuh dan organ dalam manusia.

Tindakan medik ini biasanya diambil untuk mengetahui adanya kelainan gigi, sumbatan saluran napas atau cerna, batu saluran kemih, kelainan pada tulang dan sendi, seperti patah tulang, radang atau pergeseran sendi, juga pneumonia, TBC, dan usus buntu.

Melakukan foto rontgen bisa menimbulkan efek samping berupa alergi, mual, pusing, hingga gangguan ginjal.

4. EKG dan USG

Pemeriksaan EKG (elektrokardiogram) merupakan tindakan medik untuk mengetahui kinerja jantung. Pada dasarnya, melalui EKG dapat diketahui apakah ada kelainan jantung seperti pembengkakan jantung, aritmia, kelainan katup jantung, penyakit jantung koroner, dan serangan jantung.

Sedangkan USG (ultrasonografi) merupakan tindakan medik menggunakan suara yang menghasilkan gambar jaringan dan organ dalam tubuh. Pemeriksaan ini dilakukan untuk mencari tahu apakah ada kelainan pada bagian organ dalam, seperti infeksi ginjal, pankreas, hati, dan empedu. Juga bisa melihat tumor.

Biasanya sebelum melakukan USG pasien akan disarankan untuk berpuasa dan menahan buang air kecil. Kemudian setelah proses pemeriksaan USG selesai barulah diperbolehkan makan dan buang air.

5. CT Scan

CT Scan (Computed Tomography Scan) adalah tindakan medik dengan menggunakan mesin khusus dan sinar rontgen untuk memperlihatkan organ dan jaringan dalam tubuh secara keseluruhan. Gambar yang dihasilkan lebih jelas dari foto rontgen sehingga hasilnya lebih akurat.

Biasanya tindakan ini dilakukan setelah beberapa tes sebelumnya tidak menunjukkan hasil. Pemeriksaan CT Scan akan memakan waktu yang lebih panjang mulai dari 20 hingga 60 menit.

Sebuah tindakan medis berupa pemeriksaan lebih lanjut mengenai fungsi berbagai organ dalam tubuh memang sangat diperlukan untuk hasil pemeriksaan yang tepat. Ingin mengetahui lebih banyak mengenai tindakan medik diagnostik dan beragam informasi lainnya seputar olahraga, maka SehatQ bisa menjadi pilihan tepat. Selain informasi mengenai penyakit berat, terdapat banyak informasi kesehatan lain yang bisa memberikan banyak manfaat.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *